Advertisement

POST Internship : Mengurus KTA (Kartu Tanda Anggota) dan mendapatkan NPA (Nomor Pokok Anggota) IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Bagaimanakah caranya ?

POST Internship : Mengurus KTA (Kartu Tanda Anggota) dan mendapatkan NPA (Nomor Pokok Anggota)  IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Bagaimanakah caranya ?




Bagi Teman Sewajat dokter umum post lulus program Internship dan sudah mendapat STR (Surat Tanda Registrasi) Dokter Umum, tidak ada salahnya untuk segera mengurus KTA (Kartu Tanda Anggota) untuk mendapatkan NPA (Nomor Pokok Anggota) IDI (Ikatan Dokter Indonesia), keutungan-keuntungan dari pengurusan kartu tersebut, akan dibahas diakhir artikel ini.

Pertama-tama, silahkan untuk mencari Alamat Sekretariat IDI Cabang Teman Sejawat masing-masing. Tidak perlu ragu dan bimbang, tinggal ketikkan saja "IDI Cabang ...." di google search, InsyaAllah akan muncul alamat sekretariat IDI Cabang yang dimaksud. Kemudian perhatikan Hari dan jam operasional. Semisal Senin-Sabtu pukul 08.00 - 13.00 WIB. Jadi, kalau datang sore tentu saja sudah tutup, dan tidak akan mungkin dilayani untuk pengurusan KTA IDI.

Untuk persyaratan dan formulir, bisa ditanyakan langsung ke IDI Cabang masing-masing.
Perlu diketahui untuk Teman Sejawat Dokter Umum baru, post lulus internship, pengurusan KTA IDI bisa bersamaan dengan pengurusan Surat Rekomendasi IDI Cabang (Klik Disnin untuk Pengurusan Surat Rekomendasi IDI Cabang) untuk prasyarat Pengurusan SIP-Surat Izin Praktek Dokter (Klik di sini untuk Pengurusan SIP Dokter)

Sebagai gambaran, yang perlu dipersiapkan untuk persyaratan pengurusan KTA adalah :
1. Pas Foto 3x4 sebanyak 2 lembar (Background Merah)
2. Fotokopi KTP
3. Fotokopi Ijazah Dokter Umum Sebanyak 2 lembar
4. Fotokopi Ijazah Dokter Spesialis (Untuk Dokter Spesialis)
5. Surat Keterangan Pindah Cabang (Jika Mengajukan Perpindahan Keanggotaan)
6. Fotokopi STR
7. Fotokopi KTA lama
8. Mengisi "Formulir KTA IDI"


Sebagai gambaran, FORMULIR KTA IDI  (Dengan catatan "mohon diisi dengan selengkap mungkin")

I. DATA PRIBADI : 
1. Nama lengkap :
2. Gelar :
3. Jenis Kelamin :
4. Warga negara :
5. Agama
6. Tempat Lahir :
7. Tanggal Lahr :
8. Kartu Identitas : KTP/SIM/Paspor
9. Nomor Kartu Identitas :
10. Alamat Korespndensi : ...RT/RW...Kelurahan ...Kecamatan...
11. Kota/Kabupaten :
12. Provinsi :
13. Kodepos :
14. Telp rumah :
15 Handphone I :
16. HAndphone II :
17. E-mail :

II. DATA TEMPAT PRAKTIK
18. Tempat
Nama Tempat Praktik :
Nomr SIP :
Alamat :
19. Tempat
Nama Tempat Praktik :
Nomr SIP :
ALamat :
20. Tempat
Nama Tempat Praktik :
Nomor SIP :
Alamat :

III. DATA PENDIDIKAN 
21 Jenjang Pendidikan Terakhir : S2/S2/S3
22 Asal Universitas Lulusan Dokter Umum :
23. Tanggal Ijazah Dokter Umum :
24. Nomor Ijazah Dokter Umum :
25. Asala Universitas Lulusan Dokter Spesialis :
26. Bidang Spesialis :
27. Tanggal Ijazah Dokter Spesialis :
28. Nomor Ijazah Dokter Spesialis :
29. No STR :
30. Masa Berlaku STR :

IV. DATA PEKERJAAN 
31. Status :
32. Nama Institusi :
33. Alamat Institusi :
34. Kab/ Kota :
35. Provinsi :
36 Telepon Kantor :

V. DATA KEANGGOTAAN 
37. IDI WIlayah :
38. IDI Cabang :
39. NPA IDI :

Tandatangan, meliputi :
1. Pemohon KTA IDI
2. Mengetahui/Menyetujui Ketua IDI Cabang
3. Mengetahui/Menyetujui Ketua PB IDI

Kemudian Tahap selanjutnya adalah membayar keanggotaan IDI dan administrasi pemohohonan KTA IDI. Mohon untuk menanyakan nominalnya di IDI Cabang masing-masing. Dikarenakan setiap IDI Cabang berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing.

Selanjutnya, tinggal menunggu NPA IDI mucul di website www.idionline.org, pada menu Tentang IDI >>> Direktori Anggota (Bisa klik link http://www.idionline.org/about/direktori-anggota/ ). Selalu cek lah berkala.


 saya, bisa muncul NPA IDI sekitar 1,5 -2 bulan. Kemudian kartu bisa diambil di sekretariat IDI Cabang, sekitar 2-3 bulan setelah NPA IDI muncul diweb. Mohon bersabar, karena lulusan dokter baru yang mengurus KTA IDI berjumlah ribuan seluruh Indonesia.
Setelah Anda mendapat kartu anggota IDI, maka akan mendapatkan NPA IDI variasi digit : Digit sebelum tanda titik (.), merupakan kode wilayah. Contohnya : 1405. 134567  (maka merupakan IDI Cabang Sleman,Yogyakarta).

Kenapa HARUS mengurus KTA IDI ?
1. Untuk dapat mengurus Lembar Rekomendasi IDI Cabang yang merupakan salah satu syarat mengurus SIP (Surat Izin Praktek) Dokter.
2. Untuk dapat login pada web IDI www.idionline.org, sebagai cara untuk mengisi P2KB Online untuk mennginput data dalam rangka perpanjangan STR (Surat Tanda Registrasi) Dokter setiap 5 tahun.
3. Salah satunya agar bisa mendapat NPA IDI untuk mengerjakan SKP IDI gratis. Belum tahu info ini ?

Klik LINK di bawah untuk :
Info Seminar/Webinar Free SKP IDI
PartUtama TIPS dan TRIK SKP IDI GRATIS
Part 1 SKP IDI GRATIS (23-an SKP)
Part 2 SKP IDI GRATIS (60-an SKP)
Part 3 SKP IDI GRATIS (40-an SKP)
Part 4 SKP IDI GRATIS (via D2D)

Semoga informasi ini bermanfaat, Terima kasih :)

KLIK DISINI:
Halaman Utama Web Ini (www.drfadhilahazzahro.com)
Postingan Terbaru (Recent Post)
Info Pendaftaran Hiperkes dan Keselamatan Kerja (K3) Tahun 2020
Info Pelatihan ATLS Tahun 2020
Info Webinar COVID-19
Info Free Webinar Kedokteran
Info Free Webinar Ber-SKP IDI
Info Cara Mendapatkan SKP IDI Gratis
Info Sukses Memilih Wahan Internship
Info Mengurus STR SIP Post Internship

Post a Comment

1 Comments

  1. Mau bertanya dok, apakah harus datang ke kantor idi untuk mengurus kta-npa? Apakah tidak bisa online?
    Kemudian kalau saya sudah punya sip di RS apa bisa melalu RS pengurusannya?

    ReplyDelete